Pelangi di Atas Saujana

Novel pop semakin marak di Indonesia, dan dengan sendirinya menyajikan banyak pilihan bagi calon pembaca. Akan tetapi, novel populer pun tidak lepas dari stereotip ‘bacaan hiburan’ yang hanya merangsang minat baca tanpa kedalaman tema. Di samping itu, jenis novel ini pun dianggap lebih mengejar selera pembaca secara komersial, karakter tokoh dalam ceritanya tidak digali dengan baik, tidak menuntut keseriusan, plot sengaja dibuat lancar dan sederhana karena hanya untuk memuaskan pembaca.

Novel Pelangi di Atas Saujana ini sekilas berasa seperti novel populer, tapi penulisnya mengalihkan pandangan itu dengan kompleksitas tema. Berkisah tentang sosok Lala yang terjebak dalam pernikahan bersama lelaki yang tidak dicintai. Akhirnya, Lala memilih bercerai. Kemudian ia bertemu dengan Reid, seorang penerbang yang membuat dirinya menemukan gairah hidup sebagai tukang pijat keliling. Tetapi serangkaian peristiwa yang harus melibatkan putrinya kembali mengguncang kehidupannya, ia harus mengatasi pergolakan batin yang benar-benar meluluh-lantakkan hatinya.

Dengan menggunakan alur gabungan progresi-regresi (maju-mundur) novel ini memang membutuhkan kejelian. Namun, penggunaan diksi yang lugas justru menghanyutkan pembaca dalam menelusuri problematika kehidupan. Tak luput mengangkat isu mengenai dunia penerbangan yang mungkin saat ini masih langka untuk diangkat dalam sebuah novel. Pembaca akan mendapat gambaran lain dari hal-hal yang sebelumnya mungkin tidak ‘kepikiran’ karena sudah umum bahwa dalam novel populer yang ditonjolkan semata roman picisan. Justru dengan novel ini, hal itu dimentahkan dengan penggarapan cerita yang dalam.

Semoga novel ini dapat diterima luas di kalangan pembaca, dan juga memberikan pencerahan yang berharga bagi dunia kepenulisan dan paradigma yang berkembang di kalangan masyarakat. Bukan hanya sebagai pelarian dari rutinitas, tapi ada nilai-nilai universal tentang kemanusiaan yang kini mulai diabaikan.

Pelangi, pelangi, alangkah indahmu.
Mejikuhibiniu di langit kelabu.
Prisma adiluhung, lengkungan gelombang
Pelangi, pelangi, bias bulir hujan

Endorsement:

“Ditulis dengan bahasa yang ringan tapi tidak picisan. Penuh dengan pilihan kata yang otentik dan orisinil. Salah satu frase yang saya suka adalah kata ‘pemberontak amatiran’. Bagi yang teliti, novel ini sangat dewasa dan banyak mengandung pesan tersembunyi. Selamat menikmati.” – Ahmad Fauzi, penulis buku ‘Agama Skizofrenia’, dan novel ‘Iblis: Sang Nabi Primitif’.


Judul buku: 1A9H; 1 Akal 9 Hati

Penulis: Nischa Utami

Editor (Penyunting): Tim Redaksi

Penerbit: Bhinneka

Cetakan pertama: Nov, 2016

Tebal: 149 Hlm.

ISBN: 978-602-70617-2-9

Untuk pemesanan dan informasi harga dapat menghubungi WA 08994126376 atau email: kupret@gmail.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s